"Detik demi detik meninggalkan. Langkah menjauh menyisakan jejak-jejak semu. Di antara sudut harapan, hanya bayangan temaram. Perlahan sinarnya tenggelam." ---- "Bee... kamu kenapa peluk dan cium Rachel di depan aku. Maksud kamu apa?" lirih Alissa dengan sendu. Azzam yang terkejut langsung memalingkan wajahnya. "Cha... aku bisa jelasin semuanya," cicit Azzam. "Jelasin apa lagi? Jelasin kalau kamu selingkuh dengan Rachel?" debat Alissa. Emosinya mulai naik. "Please, dengerin dulu. Aku minta maaf, Cha. Aku memang masih cinta dengan Rachel. Nggak mudah buat lupain dia begitu aja." Alissa menggeleng keras. "Kamu bilang apa? Kamu masih cinta sama dia?" tunjuk Aissa tepat di wajah Rachel. Azzam terdiam. Memilih tidak menjawab pertanyaan Alissa. Sementara Rachel yang masih berdiri di s

