BAB 51

1227 Words

Malam harinya, suasana rumah baru mereka terasa jauh lebih tenang. Kaira baru saja menyelesaikan tugasnya menidurkan Baby Leon di dalam boks bayinya. Setelah memastikan putranya benar-benar terlelap, ia melangkah perlahan menuju balkon kamar utama yang menghadap langsung ke arah taman belakang. Di sana, ia melihat Azlan sedang berdiri bersandar pada pembatas besi, berbicara dengan seseorang melalui sambungan teleponnya dengan nada suara yang rendah. “Baguslah. Pastikan seluruh sisa aset dan administrasi mereka diselesaikan secara hukum. Aku tidak ingin ada masalah di kemudian hari,” ucap Azlan sebelum akhirnya mematikan ponselnya begitu merasakan sepasang lengan mungil melingkari pinggangnya dari arah belakang. Azlan langsung berbalik, menatap istrinya dengan daster satin tipisnya. “Kena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD