Bab 17. Ragu Donna

1029 Words

Sementara itu, Donna yang semakin sering menghabiskan waktu di rumah Fitri, sahabatnya, dan dia yang kerap mengeluhkan masalah rumah tangganya dengan Fitri. “Entahlah, aku pikir hubungan kamu dan Pramudya masih bisa diperbaiki, kalian nggak perlu sampai bercerai,” ujar Fitri ke Donna yang malam ini menginap di rumahnya. Donna berdecak sebal, tidak suka mengenang kebersamaannya dengan Pram. “Sudah nggak bisa, Fit. Aku selalu berusaha dekat, tapi aku tetap merasa jijik dengannya.” “Coba kamu tenangkan diri kamu, Don. Kamu harusnya berpikir positif, dia mengaku sendiri lo, dan terbukti dia nggak berhubungan lagi dengan Brenda dan dia juga semakin menyibukkan diri sejak itu.” Donna mencebikkan bibirnya, dia yang sudah bertekad bercerai. “Kamu nggak akan bisa lagi bertemu laki-laki yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD