Donna mengeluarkan ponsel dari tas kecilnya, menyalakan dan membuka galeri foto, dia memiliki cukup banyak foto Wening karena sering mengabadikannya, terkait kegiatan Miranda. “Ini Wening,” ujar Donna sambil menunjukkan beberapa foto. Fitri lalu mengambil ponsel dari tangan Donna, melihat-lihat foto Wening. Dia berdehem saat melihat foto Wening dari belakang. “Entahlah, kamu bisa menanyakan Wening.” “Fit.” Donna menggeleng, matanya langsung memanas. “Hei, tenangkan diri kamu. Ini baru praduga, Donna. Belum tentu, tapi….” Fitri kembali melihat foto Wening. “Aku—” “Iya, ‘kan?” Fitri menghela napas panjang, sedikit menyesal memberitahu penemuannya tadi pagi ke Donna, dan keadaan ini yang tidak dia inginkan. Donna berdecak kecil, dan dia berusaha tenang. “Donna. Maafkan aku yang meny

