Naura baru saja akan merapikan tumpukan surat-surat penting di dalam lemari, sampai perhatiannya tanpa sengaja jatuh pada surat warisan ayah Abimana yang tersimpan rapi di dalam map. Ia mencoba membuka map dan melihat isi di dalamnya. Bukan untuk melihat warisan apa saja yang akan ia dapat, melainkan mengambil sepucuk surat yang terselip di dalamnya. Ia belum pernah membukanya semenjak nenek Miranda memberikannya padanya. Ia duduk di tepi ranjang, meletakkan map di sampingnya dan mulai membuka surat yang ia temukan. Naura membacanya dalam diam, dan perlahan air matanya menetes membasahi kertas di tangannya. Kertas yang mungkin adalah tulisan ayah kandungnya. "Jika kau membaca ini, itu artinya ayah sudah tidak ada lagi di dunia ini. Maaf, Nak, ayah bukanlah ayah yang baik. Bahkan, tidak p
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books