BAB 126

1123 Words

"Pap, apa yang harus aku lakukan?" Bastian kembali bertanya. Astra menarik nafas panjang, "Papa sedang berpikir." "Jalan berapa bulan? Berapa minggu?" Astra menatap putranya. "Lebih dari empat bulan," jawab Bastian. Astra hanya menggelengkan kepala, "Ya sudah, lakukan saja rencanamu. Nanti kita pikirkan lagi." "Hanya saja..." Astra berhenti bicara dan kembali menatap putranya. Bastian menanti kelanjutanya, "Hanya saja apa?" "Ini skandal. Papa tidak mau kamu dirugikan, mengingat posisimu sebagai CEO Orion Entertainment. Belum lagi urusan mamamu. Ini bisa menjatuhkan kita di mata pemegang saham," jelas Astra. "Sekarang secepatnya saja Rania pergi dari Jakarta. Kalau kasus mamamu mencuat, papa yakin kalau kakekmu itu akan menutupinya untuk menjaga reaksi pasar. Tapi kalau so

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD