BAB 121

1405 Words

Andra dan Agni tiba di hotel. Alta dan Enif sudah menunggunya. "Ada apa kek? Sepertinya serius?" Andra bertanya. "Jadi, dari data kepolisian menyatakan kalau Riga dan Andhara meninggal dunia di rumah sakit," Alta menjelaskan. "Kakek tidak pernah terlalu mendalami hal ini karena polisi mengklaim kalau itu kecelakaan." "Namun, setelah kakek bicara dengan Zosma dan juga Bayu, untuk mendalami lebih jauh, kita mungkin harus melakukan otopsi. Ada atau tidak hasilnya, setidaknya kita sudah melakukan secara maksimal," ucap Alta. "O-otopsi? Maksud kakek membongkar makam papa dan mama?" Andra merasa kaget. Begitupun Agni yang tak bisa menutupi kekagetannya. "Iya," Alta menarik nafas panjang. "Kakek tahu kalau kamu mungkin kaget. Ide ini juga membuat kakek bingung. Membayangkan membon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD