BAB 129

1317 Words

Andra, Agni, Alta dan Enif menanti dengan cemas mengenai kondisi Anka Shaula. Tiba tiba ponsel Enif berbunyi. Tim pengacara Altair Orion menghubunginya. "Bapak, saya angkat dulu, ini dari pengacara," Enif mengangkat telepon tersebut. Enif dengan serius berbicara di telepon. "Baik, baik pak." "Syukurlah." "Amankan Ursa Antalia." "Baik." "Tolong kami minta kabar perkembangannya." Setelahnya ia menutup telepon, Enif menjelaskan pembicaraannya, "Anka Shaula sudah melewati masa kritis. Dia akan sembuh." "Artinya proses hukum tetap berlangsung," tambah Enif. Alta menarik nafas lega, "Syukurlah. Lalu bagaimana penjagaannya. Jangan sampai dia lolos." "Ada petugas kepolisian yang berjaga sampai Anka Shaula dinyatakan bisa keluar rumah sakit dan kembali ke tempat tahanan sementara," u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD