"Aku tak sabar menunggu Zosma menemukan identitas orang tersebut. Bagaimana menurutmu?" Agni bertanya tanya. Keduanya baru saja selesai membereskan semua isi kardus. Andra dan Agni berbaring di atas tempat tidur di kamarnya. "Sama," ucap Andra. "Tapi yang membuatku lebih penasaran adalah persoalan alasan di balik semua ini." "Sedangkan keberadaan lelaki itu apakah ada hubungan dengan kasus ini atau tidak, itu kita tidak tahu pasti," Andra menarik nafas. "Lalu Agni, hal lainnya adalah soal si pengirim foto. Siapa yang mengirimkan foto itu pada Kakek Alta?" Andra merenung. "Kenapa sekarang? Kenapa tidak dari dulu?" Matanya terbuka sambil memperhatikan suasana kamar tidur yang dulu ditempati mama dan papanya. "Ah kamu benar!" Agni terduduk di tempat tidur. "Siapa menurutmu?" "

