BAB 105

1422 Words

Zosma masuk ke Panti Asuhan Karunia Ibu. Ia tersenyum pada seorang ibu yang sedang berjaga di sebuah area penerima tamu. "Siang bu, " Zosma menyapanya. "Siang," ibu itu tersenyum. "Ada yang bisa saya bantu?" Zosma mengangguk, "Iya bu. Maaf saya datang tanpa janjian. Ada yang ingin saya bicarakan dengan pemimpin panti asuhan. Apa memungkinkan?" "Bapak darimana?" tanya ibu itu. "Saya detektif," Zosma menunjukkan identitas palsu yang ia bawa. "Oh, ada masalah apa?" ibu itu langsung menatapnya dengan panik. "Tidak bu, tenang saja, tidak ada masalah dengan panti asuhan ini. Saya hanya sedang mencari orang hilang," jelasnya. "Baik, baik," ibu itu langsung terlihat lega. "Ditunggu sebentar ya pak." "Iya," Zosma mengangguk. Setelah beberapa saat menunggu, Zosma melihat seorang p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD