"Kamu kemana semalam? Kenapa pulang larut sekali?" Jayanti mengerutkan keningnya memperhatikan Bastian yang sedang bersiap siap pergi ke kantor tanpa menjelaskan apapun. "Semalam aku ke rumah papa. Aku mencari mama," jawab Bastian sambil mengenakan kemejanya. "Perasaanku tidak enak soal mama," Ia lalu memakai celananya. "Tapi kan mama Anka memang begitu. Dia seringkali menghilang, datang dan pergi sesuka hatinya," jelas Jayanti. "Aku sudah tahu jawabanmu pasti seperti itu. Tetap saja aku tidak enak hati. Ponselnya mati," Bastian menatap Jayanti. Jayanti menarik nafas panjang dan mencoba memahami kegundahan Bastian, "Sori. Tapi apa hal terburuk yang kamu pikirkan hingga membuatmu tidak enak hati?" Bastian terdiam dan mengulang pertanyaan Jayanti, "Hal terburuk yang aku pikirkan

