BAB 143

1910 Words

Agni tak sanggup menutupi rasa kagetnya. Lelaki di hadapannya memang sudah berumur, tapi memiliki wajah dengan guratan wajah yang menyerupai mama Andhara. Detik itu juga jantungnya berdebar kencang. Ini kakeknya Andra dari pihak ibunya! Aku yakin itu! "Bisa saya bantu mbak?" lelaki itu menyadarkannya dari lamunan. Agni merasa bingung harus berkata apa. Semua buyar. Ia tak tahu harus berbuat apa.. Kakinya seperti melekat ke lantai teras. Tubuhnya membeku tanpa bisa bergerak. Mulutnya pun mendadak membisu. Ada rasa tegang seperti mengalir di sekujur tubuhnya. "Bagaimana mbak?" lelaki tua itu kembali bertanya. Agni akhirnya menarik nafas panjang. Ia memutuskan untuk bicara apa adanya. Tidak mungkin Volan Aries akan menyakitinya bukan? Lalu si orang yang mengawasi diam diam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD