BAB 110

1421 Words

Agni merasa jantungnya seperti berhenti berdetak, "Bu-bukan kecelakaan biasa?" Ia langsung menggenggam tangan Andra. Suaminya itu langsung membalas genggaman tangannya. Andra ikut menimpali, "Apa buktinya?" "Hari itu, hari saat kecelakaan terjadi, Bapak Riga menghubungi saya. Dia bilang untuk menemuinya di bandara sambil sekalian menjemput Bapak Alta. Tapi saya tidak tahu apa rencananya. Kenapa meminta saya menemuinya di bandara? Itu saya tidak tahu," Ia menatap Altair Orion. "Saya dan Bapak Riga biasa bertemu di sebuah tempat kursus pertukangan kayu. Bapak Riga ternyata memiliki hobi untuk bertukang menggunakan bahan baku kayu. Katanya agar tidak mencurigakan, saya harus bersikap seperti teman kursusnya. Saya dan Bapak Riga tidak pernah bertemu di tempat lain. Bapak Riga sendiri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD