15 Desember 2018 Arena, sebuah tempat yang sangat ramai akan aktifitas gelap. Perjudian, prostitusi, pertarungan jalanan, transaksi barang terlarang, dan banyak hal lain. Setidaknya hal itulah yang aku tangkap ketika pertama kali menginjakkan kaki di tempat ini lagi. Jujur aku cukup takut dan ngeri ketika memasuki tempat ini, karena banyak orang memiliki wajah yang tidak tidak bersahabat. Tapi ada satu hal yang membuatku heran, yaitu aku disambut dengan sangat baik di dalam Arena. Sejak aku melewati pintu masuk yang dapat aku buka menggunakan kode pas yang aku terima di surel, penjaga keamanan yang berjaga tidak jauh dari tempat itu membungkuk kepadaku. Seketika aku sadar jika aku sangat dihormati oleh orang-orang yang berada di tempat ini. Seberpengaruh itukah diriku? Apa yang harus aku

