Buku Kedua : Gudang ambruk I

1225 Words

26 Desember 2018 "Hei, Pemuda Tanggung, kau jadi ikut aku ke kantor kan?" Ucapku kepada Daniel ketika bersiap-siap untuk berangkat ke kantor pagi ini. "Iya, Tunggu sebentar. Aku perlu menyelesaikan beberapa bagian program sebelum kita berangkat." Sahut Daniel yang berada di depan komputernya. Dia memang telah berpakaian rapi dan siap untuk berangkat, tetapi kliennya meminta sedikit revisi sehingga ia menyempatkan diri untuk bekerja terlebih dahulu. "Akhirnya selesai." Lanjut Daniel. Ternyata waktu yang aku butuhkan untuk berdandan lebih lama daripada yang Daniel butuhkan untuk bekerja. "Hei, Tuan Puteri, apakah kau belum siap?" Serunya. "Kau lama sekali, Rin!" Daniel sepertinya sengaja mengejekku yang membutuhkan waktu lama untuk berdandan. "Apakah kau tidak bisa diam sejenak dan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD