Part 26. Matryoshka

2115 Words

Devarya berjalan menuju jendela besar, menatap langit Jakarta yang kelabu dengan awan kumulus yang menggantung bak kembang kol. "Kemarin sore, saat aku baru pulang dari Singapura, aku berpapasan dengan seseorang di terminal kedatangan internasional. Penerbangan langsung dari Sheremetyevo, Moskow." Devarya berbalik, menatap Jagad lurus, "Shanna kembali." Hening. Jagad berkedip sekali. Dua kali. Wajahnya tidak menunjukkan rasa takut, melainkan sebuah kebingungan. "Shanna?" ulang Jagad, suaranya terdengar datar, melihat ke arah Devarya kemudian ke Javier, "Shanna siapa sih? Klien batubara? Kabar bagus dong itu." Javier menepuk jidatnya dengan dramatis, suaranya menggema di ruangan sunyi itu, “astaga, Bos! Shanna! Masak kau bisa lupa pada gadis gila itu?!" Jagad kedikkan bahu sebagai resp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD