Episode 18 Bali, Indonesia. “It’s been really a long time.” Kayla merebahkan dirinya di kasur. Ravina beranjak membuka pintu balkon. Ia melangkah keluar kamar menikmati angin Bali yang tidak pernah gagal membuat tenang. Kayla bangkit lalu menyusul sang kembaran. “Lilith bener-bener datang di saat yang tepat nggak sih? Tau aja dia momen untuk bawa kita ke sini. Menyegarkan pikiran.” Ravina menoleh. “Feeling better?” “Belum sih, tapi Bali always the best.” Ravina tersenyum. “Karena kita udah lama nggak liburan jadi kalau mau nambah hari melebihi perencanaan it’s okay. Gue yang tanggung jawab.” Kayla tertawa. “Kita baru sampai, belum juga berapa jam.” “Gue udah feeling kalau waktu 3 hari nggak akan cukup di sini. Besok nikahan Lilith dan udah pasti seharian di tempat pesta.”

