Empat orang itu duduk dengan tenang sembari membahas sesuatu. Dewa memeperlihatkan desain ruko yang akan mereka kelola kelak. Usaha bersama ini dibangun karena Arya ingin kembali tinggal dan dekat dengan keluarga. Selain itu, agar mereka lebih fokus mengurus keluarga karena tak terikat dengan perusahaan. "Menurut Mas ini kurang sreg, Wa." Arya memberikan komentar pada desain cat ruangan yang Dewa rancang. Lelaki itu begitu perfeksionis sehingga banyak mengajukan komplain sejak tadi. Dwwa sendiri memang tak sepenuhnya seperti dulu. Kemampuan menggambarnya dirasakan kurang maksimal akibat kecelakaan. "Mana lagi yang Mas kurang suka?" Dewa dengan sabar melihat apa saja yang dtunjuk oleh kakaknya. "Kamu ini cerewet banget. Gimana mau dapat jodoh kalau gitu," sindir mamanya. Arya tertegu

