Bab 62

1430 Words

"AAAKHH!!" Dimas meringis kesakitan, tapi ia tidak jatuh. Ia menekan luka itu kuat kuat dengan tangan kanannya, darah mengalir di antara jari-jarinya. Para tamu berteriak histeris. Beberapa wanita menjerit, berlarian keluar ballroom. Pria-pria mencoba melindungi keluarga mereka. Suasana berubah menjadi kekacauan total. Rico tidak puas. Ia mengangkat belati lagi, hendak menikam Dimas untuk kedua kalinya. Tapi kali ini, polisi yang sudah bersiaga bergerak cepat. Dua orang polisi menabrak Rico dari samping, menjatuhkannya ke lantai. Belati itu terlepas, berguling di atas panggung dengan suara berdeting nyaring. “Jangan bergerak!” teriak seorang polisi, menekan tubuh Rico dengan lututnya. “Kamu ditahan!” Rico meronta, matanya masih mencari Helena. “Helena! Lari! Cepat lari!” Helena, yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD