accept!

1401 Words

ths part its not the real part. will be edited besok Sienna, berlari dengan terburu-buru, berusaha agar tidak tertinggal oleh kereta yang akan membawa nya menuju kantornya yang terletak di daerah Sudirman. Lanyard yang seharusnya menggantung rapih di lehernya bahkan masih berada di tangannya karena harus buru-buru, agar tidak terlambat. Untungnya nasib baik sedang berpihak pada Sienna hari itu, sesaat sebelum kereta berangkat, ia sudah duduk manis di dalam kereta, bersamaan dengan para b***k koorporat yang lain. Sienna duduk diam, mengatur napasnya sekalian memakai lanyard nya sendiri. “Permisi, saya boleh duduk di sini gak?” Suara berat seorang pria membuat Sienna harus mendongkakkan kepalanya, ia menatap pria itu dengan tatapan yang seolah-olah bertanya. Kok nanya? Ini kan tempat umum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD