Mereka sepakat untuk bertemu di sebuah restaurant kesukaan Gellar, pria itu juga sudah di beritahu oleh orang tua nya jadi sewaktu Aliya mengabarinya Gellar sudah tahu duluan dengan apa yang akan di bahas oleh calon istrinya itu. sesampainya di sana, Gellar sampai lebih dulu, Aliya menyusul lima belas menit setelahnya. Ketika Aliya sampai, gadis itu langsung menghela napas berat, ia duduk di hadapan Gellar kemudian langsung memesan segelas Americano dingin. “Maaf tadi aku kena macet di sekitaran simpang lima.” Ucap Aliya, Gellar pun mengangguk. “Iya gak apa-apa santai aja, saya juga belum lama ini kok.” Balas pria itu, kemudian keduanya diam seribu bahasa, sebelum Gellar membuka percakapan di antara mereka. “Udah dengar kab

