“Buru – buru amat, mau kemana?” Tanya salah satu rekan kerja Aliya ketika melihat jam, baru setengah enam dan Aliya sejak tadi sudah grasa grusu sendiri merapikan barang – barang nya. “Mbak Er, hari ini gua ada dinner nih sama keluarga nya calon laki gua, makanya buru – buru balik, aduh degdegan, doain ya?!” Ucap Aliya sembari memasang sepatu nya, pagi tadi ia memang sengaja membawa baju ganti, tidak ingin memakai baju yang sama yang seharian telah ia pakai bekerja di kantor. Erika, alias Er yang selaku teman Aliya yang cukup dekat dengannya. Erika cukup kaget mendengar Aliya mengucap kata calon suami karena setahu nya, Aliya bahkan sama sekali tidak punya teman dekat laki – laki selain Dean. “Hah? Calon suami Al? gua gak salah denger kan?

