“Dokter, ada apa dengan istri saya, Dok?” tanya Hamzah yang tidak sengaja melihat perubahan mimik wajah dokter saat memeriksa istrinya. Bukannya menjawab, dokter itu malah sibuk sendiri dengan alat USG yang masih ada di perut Aletta. Dokter mengernyitkan dahi, menggeser alat USG itu perlahan ke sisi kiri rahim Aletta. Suasana yang tadinya lega mendadak berubah mencekam. Hamzah mengeratkan genggamannya pada tangan Aletta yang mulai mendingin karena cemas. "Ada apa, Dok? Apa ada masalah serius?" tanya Hamzah sekali lagi dengan suara yang sedikit bergetar. Dokter terdiam beberapa detik, mengatur fokus pada layar monitor, lalu akhirnya mengembuskan napas panjang. Dia menjauhkan alat itu dan tersenyum tipis, meski wajahnya tadi sempat terlihat sangat serius. "Maaf Pak, tadi saya sempat

