76. Hari Baru

1107 Words

Ruang apartemen Kevin kacau balau. Botol minuman pecah, bantal kursi berserakan, TV pun sudah mati setelah kena hantaman gelas. Kevin mondar-mandir di depan sofa. Dia terjepit dan menyuruh otaknya bekerja cepat untuk mencari cara menyelamatkan diri. “Aaakh! b******k! Ini semua pasti karena orang kampung itu! b*****t!!” Kevin berteriak histeris sambil menyugar rambutnya kasar sampai berantakan. Matanya sudah merah, dipenuhi emosi yang menyesakkan dadanya. Ponsel Kevin terus berbunyi. Dia menoleh, penasaran apa yang masuk ke dalam ponselnya. Kevin duduk di sofa dan dia melihat bagaimana media masa kini dipenuhi dengan kabar Aletta yang datang untuk menghancurkannya. Bukan hanya itu saja, ada beberapa akun yang sudah menghujatnya dan menjadikannya parodi ejekan, yang siap menerima hukum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD