Bab 64 - Takut

1400 Words

Alin yang baru pulang setelah bicara dengan Bayu langsung naik ke lantai dua menuju kamarnya. Baru saja hendak mengirimi Sona chat bahwa dirinya sudah selesai meluruskan semua dengan Bayu, pada saat yang bersamaan matanya langsung fokus ke piring yang ada di meja. Alin tidak tahu apa yang ada di piring itu lantaran ada penutupnya. Namun, apa pun itu, Alin yakin Sonalah yang menaruhnya di sana. Apalagi pintu balkon yang semula tertutup kini terbuka. Jadi, sudah jelas Sonalah pelakunya. Daripada penasaran, Alin mendekat untuk membuka penutupnya. Bibirnya tersenyum lebar tatkala melihat pisang goreng di sana. Entah dari mana Sona mendapatkannya, itu tidak penting. Alin hanya fokus pada niat baik pria itu untuk mengabulkan keinginannya. Ya, Alin memang tidak bohong saat mengatakan ingin pis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD