Aziel merasa ada yang salah dengan dirinya. Akhir-akhir ini ia selalu merasakan sakit di d**a seperti diremas, jantung berdebar, sesak, wajah memanas sampai leher dan kuping, juga matanya yang tidak melepaskan sosok tertentu. Kenapa? Apa pada usianya yang baru dua puluh dua tahun, Aziel sudah terkena penyakit jantung? Lalu masih ada emosi yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Rasanya sedih, lalu menjadi kesal, dan marah. Dan hal-hal seperti itu terjadi hanya saat segala sesuatunya menyangkut Jovanka. Membayangkan wajahnya, Aziel tersenyum sendiri tanpa sadar. Melihatnya dari jauh, jantung Aziel akan berdetak jauh lebih cepat dan liar seolah akan loncat keluar. Bahkan dengan melihat ikat rambutnya yang tergeletak di meja sementara orangnya tidak ada, cukup untuk membuat d**a cowok i

