Kangen?

1218 Words

Hari ini Aziel bangun dalam keadaan sedikit lebih bugar. Berkat Jovanka yang setia di sisinya sampai larut malam bolak-balik mengganti air kompresan, demam Aziel semakin turun. Dan pagi ini, demamnya sudah benar-benar hilang. “Udah jam tujuh. Gue libur aja kali, ya. Masih males ke sekolah.” Aziel melirik jam dinding di kamarnya, menghela napas panjang, lalu kembali rebahan. Sarapan nanti saja agak siangan. Toh, dia juga sudah tidak perlu minum obat. Demam tidak ada, pusing pun hilang. Badan lumayan segar. “Nanti siang minta dimasakkin apa, ya?” Guling-guling di ranjang sambil memeluk bantal guling, Aziel melamun. Jovanka pasti akan datang hari ini untuk menjenguknya. Status babunya akan berakhir hari ini, dan Aziel berniat untuk memanfaatkannya sampai maksimal. “Btw, dia bisa masak,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD