Wanitanya?

1468 Words

"Heh, lo gila ya? Nyuruh gue telanjang?" ucapku dengan mata melotot. "Gue gak segeblek itu, Nov! Ambil baju gue gih! Di lemari ada!" ucap Riaz. Aku berdecak sebal lalu masuk ke kamarnya. Baju yang Riaz pakai tadi siang sudah tergantung. Hidungku mengendus-endus bajunya, wangi juga.  "Yaz, lemari mana?" teriakku.  "Ada di sana, masa lemari segede gaban aja lo gak lihat sih?" "Gak ada, Nyet! Ini ada juga laci bertingkat yang dari bahan plastik!" "b**o, ya itu lemari baju gue, dodol!" Weh? Aku mengerutkan kening, jadi ini yang disebut lemari baju? Ini kan biasanya dipake buat berkas atau dokumen gitu ya? "Oke, jadi ini lemari lo?" teriakku sambil membuka salah satu laci. "Jangan ngece lo! Ntar kalo gue udah kaya raya, beli lemari yang seruangan deh, mirip punya laki lo itu," jawab Ri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD