Situasi Menegangkan

1050 Words

Mataku tertahan tak bergerak, mulutku sedikit menganga saat melihat kamar di depanku ini, mungkin mimik wajahku sudah di cetak sedemikian rupa agar tak bergerak dalam bebeapa menit lamanya. Tiba-tiba seluruh badan rasanya sudah luluh lantah tak mampu berdiri. Langkahku perlahan mendekati ruangan paling menakutkan yang kokoh di depanku, dari dalam ruangan ku dengar jelas suara amarah dari mbak Ellaine. Pintu itu sedikit berderit dan menampilkan beberapa orang di dalam sana. Mbak Ellaine yang menangis tersedu-sedu di depan sosok paling kami cintai, ibu dari tuan Bryan yang tak lain seorang lelaki pemilik kantor kami dan juga seorang gadis muda yang tak lain adalah nona Brielle. “Ini mustahil, aku tahu ini semua hanya dusta..” gumamku tak kuasa menahan amarah. Satu persatu langkahku maki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD