Bab 98

799 Words

Tak lama, hari wawancara pun tiba. Tak Ari sangka, beberapa hari terakhir berlalu begitu cepat. "Apa kau yakin kau sungguh ingin melakukan ini?" tanya Ari sambil merapikan dasi Grayson. "Kita selalu bisa membatalkannya." Grayson menggeleng. "Tidak, stasiun televisi sudah mengiklankan ini sejak kita membuat janji. Tidak akan terlihat baik kalau kita membatalkannya." Kemudian, dia mengecup pipi Ari dan menatap matanya. "Tapi, kalau kau lebih ingin tidak melakukannya, tidak apa. Aku bisa beralasan untukmu." Ari menggeleng. "Tidak, seperti yang sudah kau bilang, kita perlu melakukan ini. Dan aku ingin hadir untuk menceritakan sudut pandangku sendiri. Aku ingin mengakhiri semua kekacauan ini sekaligus." Grayson mengecup pipi Ari. "Ngomong-ngomong, kau terlihat cantik." Ari mengenakan sheat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD