Cinde & Dilip 37

1069 Words

"Padma bagaimana keadaan Raja?" Pertanyaan itu membuat Padma mendongak menatap Cinde. "Raja sudah melewati masa kritisnya." "Lalu kenapa kau malah mengobati ku? Kenapa kau tidak berdiam diri di samping Raja?" "Lalu meninggalkan mu yang terluka kehabisan darah?" "Aku tidak apa-apa Pad- awww." "Lihat?" Padma menunjuk sebuah peluru yang menancap di kaki Cinde. "Peluru sialan ini yang sudah menembus kulitmu. Jika peluru ini tidak cepat di tindak lanjutkan, kau akan kehilangan banyak darah. Kerajaan sedang kondisi tidak baik-baik saja. Aku harus mengoperasi Raja dengan peralatan seadanya. Bayangkan, baru kali ini aku melakukan hal gila itu. Aku benar-benar merasa ketakutan di waktu bersamaan karena takut terjadi sesuatu pada Raja. Belum aku memikirkan mu yang terluka." Cinde menatap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD