Tok... Tok... Tok... “Masuk!” Pinta Danish. Beberapa saat kemudian, pintu ruangannya terbuka dan Angel masuk ke dalam dengan senyum malu-malu kucingnya. “Ada apa, Bu?” Tanya Danish. “Pak Danish tidak pulang?” Tanya Angel dengan kedua tangan di belakang. “Saya masih menyusun lembar jawaban mahasiswa” Jawab Danish. “Ada apa, Ibu ke sini?” Tanyanya. “Kebetulan saya tidak punya teman untuk makan siang. Jadi, saya mau ajak Pak Danish makan siang. Apa Bapak bisa?” Ajak Angel seraya menyelipkan rambutnya ke belakang telinga. “Maaf, Bu. Setelah ini, saya sudah punya janji” Tolak Danish yang seketika melunturkan senyum Angel. “Apa? Janji dengan siapa Pak?” Tanya Angel yang bertepatan dengan pintu yang terbuka. “Kau sudah selesai?” Tanya Vivian sebelum matanya menangkap Angel di sana. “Eh,

