Chapter 48

1427 Words

“Pak Danish” Sapa Savannah kaku. ‘Apa dia mendengarku? Seberapa banyak dia mendengarku bicara? Apa dia juga mendengarku menyebut namanya? Tidak, tidak, tidak. Kalau dia mendengarnya, dia tidak akan bertanya dan pasti langsung menegurku. Tenanglah Savannah. Tenanglah’ Batin Savannah. “Siapa yang kau maksud selalu bermimpi buruk?” Tanya Danish lagi. “Ah! Mmm... Itu... T... Teman saya, Pak. Akhir-akhir ini dia sering mimpi buruk karena stres menghadapi ujian” Jawab Savannah berbohong. ‘Ekspresinya sangat lucu’ Batin Danish. “Aldebaran?” Tebak Danish. “Bukan. Tapi, teman saya yang lain” Bantah Savannah. “Memangnya kamu punya teman selain Aldebaran?” Tanya Danish setengah menyindir. “Maksud Bapak apa? Bapak pikir teman saya cuma Al?” Dengus Savannah. ‘Baguslah. Jangan terlalu dekat den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD