“Ya. Dan korbannya saat ini adalah kau” Ucap Aldebaran. “Jangan menipuku!” Seru Savannah seraya bangun dari posisi baringnya. “Korban? Untuk apa Tia menjadikanku korban? Korban untuk apa maksudmu? Dan lagi, tidak mungkin Tia mengharapkan hal buruk seperti itu! Kalau kau ingin mengarang cerita, jangan lakukan di hadapanku! Basi!” Bentaknya. “Savannah, kau tidak mengerti. Kau baru mengenalnya selama satu bulan. Bagaimana bisa kau sepercaya itu padanya?” Tanya Aldebaran. “Aku juga baru mengenalmu selama satu bulan terakhir dan aku percaya padamu. Tapi, aku tak menyangka kalau ternyata kau menilai Tia dengan buruk seperti ini padahal dia juga temanmu” Ucap Savannah. “Mau sampai kapan kau menuduh Tia membuat hal keji seperti itu? Kita bahkan tidak tahu keberadaannya saat ini. Apa dia baik-

