Part 56

1334 Words

"Aku mencintaimu, Halwa." Bisiknya lirih sebelum mendekatkan wajahnya ke wajah Halwa. Namun Mirza menghentikkan apapun yang hendak dilakukannya tak jauh dari wajah Halwa dan bertanya "Bolehkah aku menciummu?" dengan penuh harap. "Apa Anda tidak akan menciumku kalau aku menolak?" Halwa balik bertanya. "Tidak." jawab Mirza seraya mengulum senyum dan menyentuhkan bibirnya pada bibir Halwa. Ada yang berbeda dengan ciuman Mirza kali ini. Ciuman itu terasa lembut dan hangat. Tidak menggoda atau menggebu-gebu seperti yang mereka lakukan tempo lalu. Mirza merubah posisi duduknya menjadi berdiri di atas kedua lututnya. Bergerak mendekat dan membuka kaki Halwa supaya bisa merangkul tubuh gadis itu. Dan meskipun Halwa duduk di tepian tempat tidur, nyatanya Mirza masih lebih tinggi darinya sehing

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD