13 | Berpacaran

1320 Words

Sepanjang jalan Aylin melirik-lirik pria di sisinya. Sejak tadi lelaki itu diam saja. Entah ini sudah berapa lama. Fokus Aylin auto sibuk di pikiran. Ya, dia jadi mikir ulang untuk lanjutkan hubungan ini atau stop saja. Eh, hubungan? Ralat, tidak ada hubungan apa-apa, hanya sedang berusaha Aylin mengakrabkan diri supaya tidak ngenes oleh patah hatinya soal asisten pribadi papi yang menikah tempo lalu itu. Tapi bagaimana, ya? Abangnya Maharani ternyata begini. Apa tidak ada pria seasyik Om Raja? Tuh, kan. Om Raja lagi. Aylin menghela napas entah kali keberapa, tatapannya ke luar jendela sisi. Saat itu Baja melirik kawan sang putri. "Helaan napasmu seperti dapat tugas bangun seribu candi dalam semalam saja." "Ini lebih berat dari itu, Bang," gumam Aylin. Wait, wait! Aylin menoleh men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD