"Aku sudah kirim bulanan pertama kamu, lima ratus ribu dollar. Bagaimana, kamu senang?" bisik Richard, suaranya rendah dan serak di dekat telinga Hana. Ia memeluk wanita itu dari belakang, melingkarkan lengannya di pinggang Hana dengan posesif. "Kamu mau belanja apa setelah ini? Katakan saja, aku akan mengabulkannya." Hana terpaku, menatap pantulan dirinya di cermin yang sedang didekap oleh pria paling berkuasa yang pernah ia kenal. Ia tahu seharusnya ia bersorak. Namun, alih-alih merasa senang, ulu hatinya justru terasa nyeri. Pernyataan Richard di bar kemarin terus bergema dipikirannya, babysitter sekaligus pemuas. Lima ratus ribu dollar, adalah angka yang lebih dari cukup untuk memulai hidup baru dan melarikan diri dari Bianka serta Gerogia. Hana tidak peduli jika video itu tersebar.

