Ada yang salah dengan Sandy. Sepanjang perjalanan mereka kembali ke rumah setelah pesta, kakaknya itu tampak begitu pendiam. Sandy memang sudah pendiam sejak awal, namun entah kenapa Raia merasakan keheningan yang terjadi saat ini berbeda. Mobil masuk ke dalam rumah dan langsung menuju parkiran. Orangtua mereka langsung masuk ke rumah lewat pintu sambung yang ada di garasi. Dan setelah itu barulah Raia dan Sandy mengikuti. Saat Raia akan masuk ke kamarnya, Sandy menahannya. "Kenapa Bang?" Tanya Raia pada kakaknya yang terlihat kikuk. "Abang mau nanya." Ucap Sandy dengan suara lirih. "Ya?" "Waktu kamu ngasih nomor lama Abang, kamu kasih ke orangnya atau enggak?" Raia terdiam sejenak. Pertanyaan kakaknya itu jelas diluar perkiraannya. "Ya iyalah, Raia kash langsung ke orangnya. Sa