Part 13 (Kampus)

1314 Words

“Astagfirullah’haladzim.” Bahkan Humairah sampai Istigfar melihat wajahnya sendiri melalui kaca. Kantung matanya terlihat bengkak dan menghitam akibat terlalu lama menangis dan kurang tidur. Semalaman ia menangisi kondisinya setelah menikah. Ternyata sendiri waktu itu jauh lebih baik. “Huhh..” Humairah menghela nafas kasar Humairah tersenyum mencoba untuk baik-baik saja. Ia mencoba untuk melupakannya dan memulai hari yang lebih baik. Memang tidak mudah, tapi akan ia usahakan sebaik mungkin. “Udah ah, ngapain juga diingat terus. Lebih baik aku fokus untuk memulai pagi ini.” Humairah melangkah keluar kamar menuju dapur untuk memasak. Semenjak menjadi seorang istri ia lebih rajin dari sebelumnya. Dan rutinitasnya setiap pagi saat ini adalah memasak. Di satu sisi, Rafa baru saja ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD