Lebih Dari Itu, Abby

1427 Words

Abby membawa piring berisi makan siang Suri, uap hangat masih mengepul dari nasi dan potongan ayam teriyaki. Ia berjongkok perlahan di atas karpet ruang keluarga, berusaha menyamai tinggi gadis kecil yang asyik menyusun balok. "Waktunya makan siang, Sayang," ucapnya dengan suara yang berusaha riang. "Tidak mau." Jawaban itu datar, keluar dari mulut kecil yang bahkan tidak berhenti bergumam pada boneka kelincinya. "Ini ada jamur dan ayam kesukaanmu, lho. Lihat, masih hangat." Abby mendorong piring sedikit lebih dekat, harapan aromanya bisa memancing selera. "No." Hanya itu, disertai gelengan kepala yang membelakangi. Dari sudut matanya, Abby melihat Ester berdiri di ambang lorong, wajahnya penuh simpati yang tak tersampaikan. "Bagaimana kalau kita makan sambil bermain di taman? Kamu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD