Pria Rapuh

1504 Words

Damian bersandar di kusen pintu kamar Audrey. Tangannya terlipat di d**a, matanya mengamati putri sulungnya yang sibuk memasukkan beberapa helai pakaian ke dalam travel bag merah marun. Gerakannya cepat, terburu-buru, seperti ingin segera pergi dari rumah ini, padahal gadis remaja itu baru saja pulang dari sekolah. "Sampai kapan kamu nginep di sana?" Suara Damian pelan, tapi cukup jelas di tengah kesunyian kamar. Audrey tidak menoleh. Tangannya terus merapikan baju. "Sampai Aidan pulang kemah." "Itu masih empat hari lagi, Audrey." Damian mendorong tubuhnya dari kusen, melangkah masuk beberapa langkah. "Kamu nggak kasihan ninggalin Suri main sendiri?" Audrey akhirnya menoleh. Matanya datar. "Kan sudah ada pengasuhnya. Lagian juga, Suri nggak butuh aku." Damian menghela napas. "Abby buk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD