Pagi Tanpa Abby

1222 Words

Sinar matahari pagi merayap masuk lewat sela tirai kamar Suri. Gadis kecil itu membuka matanya, mengucek-ucek sebentar, lalu menoleh ke samping. Kosong. Abby tidak ada di sana. Suri bangkit, duduk di ranjang. Boneka kelincinya jatuh ke lantai, tapi ia tidak peduli. "Abby?" panggilnya pelan. Tidak ada jawaban. Ia turun dari ranjang, kaki telanjangnya menginjak lantai kayu yang dingin. Langkahnya tertatih menuju pintu, lalu ke kamar Abby di seberang lorong. "Abby." Ia mengetuk pintu. Pelan. "Abby, bangun." Hening. Tangannya yang mungil mengetuk lagi, lebih keras. "Abby bangun!" teriaknya. Masih tidak ada sahutan. Suri berjinjit, meraih kenop pintu dengan kedua tangan. Ia memutarnya dengan susah payah. Pintu terbuka. Kamar itu kosong. Ranjang rapi, selimut terlipat, bantal tersusu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD