Jumat (19.50), 09 April 2021 ----------------------- “Astaga, badan Russel panas sekali!” seru Fiera panik sambil mendekap Russel lebih erat ke dalam pelukan. “Sepertinya tadi dia baik-baik saja.” Rachles yang sedang menyetir melirik Russel. Ekspresinya juga menampakkan rasa khawatir. “Aku juga tidak tahu.” Bisik Fiera lemah. Kecemasannya meningkat karena wajah Russel memucat sementara tubuhnya bergetar seperti menahan dingin. “Jangan khawatir. Sebentar lagi kita akan melewati rumah sakit. Kita langsung berhenti di sana.” Fiera hanya mengangguk. Di luar langit sudah malam. Saat ini mereka dalam perjalanan pulang. Semua tampak baik-baik saja selama keberangkatan. Namun kini mendadak Russel demam tinggi. “Papa.” Bibir Russel bergerak pelan dan suara yang ia keluarkan sangat lirih. “

