"Apa harus kupanggilkan dokter? " tanya Geby tapi Jeremy langsung menggeleng kaku. Mereka berdua masih berada di dalam bathtub dengan Geby yang sedang menggosok punggung Jeremy mengunakan spon membersihkan kembali lukanya yang sudah tidak berdarah tapi bekasnya masih terlihat menyakitkan. Ada beberapa luka di buku-buku jari Jeremy yang tersayat pecahan kaca, luka di telapak kakinya yang paling mengerikan dan luka bekas gigitan Geby di punggungnya yang nampaknya akan meninggalkan bekas permanen. "Maafkan aku, " ucap Geby sambil mengecup punggung tangan Jeremy walaupun pria itu lebih banyak diam setelah mereka selesai bercinta di lantai kamar mandi. Bagaimanapun Geby tidak buta untuk sekedar melihat jika Jeremy adalah pria yang sangat sakit hati. Dia memang marah, sangat marah hingga men

