Kembali

1057 Words

Suara itu, bukan. Itu bukan suara helikopter. Besi mendekat ke sana, mencoba mencari tahu suara apa itu. Ia merasa tak asing dengan suara tersebut. *** "Halo," Aul bergegas mengangkat telepon. Rupanya itu adalah telepon balik dari Hera. Aul sedikit heran, karena yang menelepon bukan pimpinan sebelumnya atau dari tim penyelamat. "Baguslah kalian masih ada di sana. Aku sempat takut tadi. Kalian baik-baik saja?" Mendengar itu, Joni mengambil alih telepon. "Coba kamu pikir, kami terjebak di sini, dan apakah kami baik-baik saja? Mana pimpinan tadi, katanya mereka sedang melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan kami di sini, tapi mana? Sudah dua atau tiga jam mungkin, sejak dia mengatakan itu, tapi kami tak juga melihat tanda-tanda kedatangan dari tim penyelamat. "Emh, maaf. Aku minta m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD