Purnama Pertama

1583 Words

"Jadi untuk Bab pembahasan lebih baik tonjolkan analisismu, di paragraf ini juga karena beberapa kalimat masih menimbulkan pertanyaan." Zen menunjuk ke salah satu paragraf skripsi milik salah satu mahasiswi bimbingannya dan gadis itu hanya mengangguk. "Baik, Pak," jawabnya singkat, sambil mengangguk. Zen hanya menatap sekilas ke arah gadis itu lalu segera menutup rancangan skripsi dan mengembalikannya sambil berkata, "Perbaiki lagi." Seketika gadis itu tersipu, tersenyum malu-malu dan segera mengangguk lalu pergi meninggalkan ruang dosen. Zen mengembuskan napas, melirik ke arah ponsel yang terus-menerus menyala hingga membuat mahasiswi bimbingannya jadi salah fokus dan hal ini merupakan perbuatan Adit. Sejak dua hari lalu, anak itu memang selalu berusaha untuk menghubungi Zen. Namun, Z

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD