Cuma Mau Kasih Pelajaran

1396 Words

Keadaan Alora tidak seburuk terakhir kali saat dirinya dilarikan ke IGD karena keguguran. Hasil pemeriksaan semuanya normal, hanya saja ritme jantungnya sempat tidak beraturan. Dokter menduga Alora pingsan akibat emosinya yang tidak terkontrol dengan baik. Regan hampir kehilangan kesabaran mendengar perkataan dokter. Padahal niatnya ingin membuat mood kekasihnya yang sempat down, kembali seperti semula. Tapi lagi-lagi si biang kerok datang membuat ulah lagi. Seakan tidak ada habisnya mengusik hidup Alora. Apa pelajaran dari David masih kurang? Haruskah dia sendiri yang turun tangan? "Gak anak, gak ibunya, semua bikin stres!" geram Dela yang berdiri di samping, ikut menunggu Alora sadar. Regan tidak berkomentar, tapi rahangnya mengetat. Matanya menatap lurus ke wajah pucat Alora yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD