Juna mendekati Zaya dan berbisik ke telinganya. "Maggy, ada di sini. Dia sedang dirawat." Mata Zaya langsung membulat. "Apa? Yang benar saja?" jerit Zaya tidak percaya. "Iya." Juna menganggukkan kepalanya. "Di mana dia? Kau bertemu dengannya di mana, Juna?" "Jika aku katakan, kau pasti tidak akan percaya." Hal tersebut mengundang rasa penasaran Zaya lebih dalam, apa lagi Juna menyampaikannya seperti sebuah candaan. "Katakan yang serius, Juna. Aku sedang tidak ingin bercanda sekarang," kata Zaya yang mulai kesal. "Kalau begitu, ayo lihat sendiri." Juna langsung menarik tangan Zaya untuk melihat Maggy. Agar Zaya percaya bahwa saat ini dirinya sedang tidak bercanda sama sekali. Juna tahu, bahwa Zaya tidak akan percaya jika Maggy sedang dirawat. Karena Maggy tidak sakit, dia ba

