Bab 57

1289 Words

"Aku—" "Aluna." Nada suara itu berubah. Lebih dalam. Lebih tegas. Dan tanpa sadar membuat semua bantahan yang sudah berada di ujung lidahnya menghilang. Ruangan mendadak terasa sangat sunyi. Riko bahkan pura-pura sibuk membuka dokumen. Tidak mau ikut campur. Beberapa detik berlalu. Lalu Aluna mendesah panjang. Kesal. Sangat kesal. Namun juga terlalu lelah untuk berdebat. "Aku ambil tas dulu." Kaiden mengangguk. "Bagus." Aluna berdiri. Mengambil tasnya dengan gerakan sedikit lebih keras dari yang diperlukan. Saat melewati Kaiden, ia sengaja tidak menoleh. Namun sebelum sempat melangkah jauh, pria itu berkata pelan, "Kamu marah nanti aja." Aluna berhenti. Hanya sepersekian detik. Lalu kembali berjalan. Namun kali ini tanpa membalas. Dan entah kenapa, hal itu justru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD