“I’m hers and she is mine...” “I’m his and he is mine…” “From this day until the end of my days.” Dan kemudian dengan lembut Aeron mencium bibir Eudith yang selalu menjadi candunya. Namun, ia menahan diri karena saat ini bukanlah waktu yang tepat memikirkan nafsunya. Eudith masih sakit, setidaknya dia harus menahan sampai beberapa bulan setelah melahirkan. Dan setelah itu, ia tidak akan membiarkan Eudith jauh dari ranjang mereka. Ya, itu janjinya dalam hati! Tepuk tangan dari teman-teman dan keluarga mereka menyadarkan Aeron untuk menghentikan kecupannya. Ada beberapa dokter dan juga anak-anak yang turut menyaksikan pernikahan mereka. Beruntung Ward yang digunakan Eudith sangatlah luas sehingga muat untuk orang-orang yang ingin menyaksikannya. “Selamat, Son,” Steve memberikan selamat
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


